Berlokasi di Jl. Kartini no. 16 Bogor, berdiri sebuah sekolah yang waktu itu pada jaman Pemerintah Belanda disebut HIS (Hollands Inlandse School), yaitu sekolah berbahasa Belanda setingkat SD.Setelah kemerdekaan, sekolah tersebut diubah menjadi SMP Negeri 3 Bogor, selanjutnya pada tanggal 22 September 1959 , berdasarkan SK 62/SK/B/3/1959 nama itu diubah menjadi SMP Negeri 4 Bogor hingga sekarang.
SMP Negeri 4 Bogor dibangun di atas tanah seluas 5.409 M2, dengan luas gedung 3.620 M2 dan luas halaman
935 M2. Di sebelah utara berbatasan dengan PT PGN (Perusahaan Gas Negara), sebelah selatan terhampar Jalan
Kartini, sebelah barat mengalir Sungai Cipakancilan dan sebelah timur Toko Mebel Apollo. Khusus tentang PT
PGN, tentunya dengan metode pengolahan yang berbeda saat ini tidak ada lagi jam-jam tertentu pabrik “membakar
kopi” (istilah yang mengacu pada periode dimana pabrik mengeluarkan asap yang menyesakkan dada ). Jadi
tidak ada lagi adik-adik kelas kita yang mendapat warisan masalah dengan polusi udara
Jika pada era tahun 70 an , sekolah hanya memiliki Ruang Kepala Sekolah,
Ruang Guru, Lab, Perpustakaan, 16 ruang Kelas, 1
WC murid, maka kini SMPN 4 telah berkembang
dan memiliki fasilitas berikut:
• Ruang Kepala dan Wakil Kepala Sekolah
• 2 Ruang Guru
• Ruang Tata Usaha
• 27 Ruang Kelas/Teori
• Ruang Praktek
• Laboratorium
• Perpustakaan
• Ruang Komputer
• Ruang Serbaguna
• 8 WC siswa, 2 WC guru, WC TU dan WC
Bimbingan Konseling
Sekolah juga saat ini dilengkapi dengan prasarana,
118 buah meja dan kursi, 25 buah lemari, 650
bangku, siswa, 50 alat olahraga, 586 alat praktek,
2 set televisi, 4 set radio tape, 50 komputer, 2
pesawat telpon, 2 mesin tik-stensil dan 2 buah brankas.
Pengajar SMPN 4 Bogor berjumlah 59 orang ditambah 22 orang personil tata usaha dengan jumlah siswa sebanyak 1119 orang (Tahun Pelajaran 2005/2006).